Menu Close

Berikut Alasan Muslim Dilarang Berjudi

Bandarqq. Sebagai seorang muslim yang bertaqwa, sudah seharusnya untuk selalu menjalankan perintah Allah SWT, sekaligus menjauhi segala larangannya. Dengan begitu manusia sebagai umat muslim akan mendapatkan balasan surga nantinya. Semua perintah Allah SWT sebagian sudah tertuang dalam rukun iman dan islam.

Sementara beberapa larangan Allah SWT juga cukup jelas dijabarkan dalam Al-Quran salah satunya adalah berjudi bandarqq. Meskipun demikian sebagian masyarakat terbukti masih cukup banyak yang kedapatan berjudi. Mereka berdalih hanya untuk sekedar hiburan, cuma menggunakan taruhan kecil, dan lain-lain. Padahal seorang muslim haram hukumnya berjudi. Ada berbagai alasan mengapa seorang muslim dilarang berjudi yaitu

Judi Adalah Bentuk Kekejian

Menurut surat al-maidah ayat 90-91 ada beberapa perbuatan setan yaitu meminum khamar, menyembah berhala, mengundi nasib dengan panah, serta berjudi. Maka sebagai seorang beriman, hendaknya menjauhi semua jenis perbuatan tersebut. Supaya kelak akan mendapatkan keberuntungan.

Dalam ayat tersebut juga dijelaskan jika perbuatan-perbuatan tercela yang biasa dilakukan oleh setan dapat memicu timbulnya permusuhan. Setan juga berniat menimbulkan kebencian atar sesama muslim setelah minum khamar dan berjudi. Bahkan berjudi dan perbuatan tercela lainnya juga berpotensi untuk menghalangi muslim mengingat Allah SWT. Inilah mengapa muslim dilarang berjudi.

Dalam al-Qur’an juga sudah disebutkan jika perjudian merupakan sebuah bentuk kekejian yang terjadi karena campur tangan setan. Dengan begitu, bisa dikatakan bila berjudi adalah perbuatan yang berpotensi menghancurkan hubungan baik seorang muslim dengan sesamanya.

Judi Termasuk Perbuatan Tidak Adil

Seorang muslim dilarang berjudi juga karena judi termasuk perbuatan tidak adil. Dalam islam berjudi dianggap melanggar prinsip keadilan, sementara islam sangat menghargai yang namanya keadilan. Al-Qur’an surat Al-maidah ayat 8 menjelaskan jika orang beriman hendaknya selalu menegakan kebenaran. Serta jangan sekali-kali mendorong sesama untuk berbuat tidak adil. 

Ayat tersebut juga membahas tentang bagaimana orang bertaqwa adalah mereka yang adil. Pada perjudian, tentu orang akan selalu berusaha untuk menang dengan cara apapun meskipun itu bukan haknya. Apalagi hasil keuntungan yang didapatkan dari judi adalah bukan dari kerja keras. Itu hanya dari sebuah kebetulan oleh karenanya bisa dikatakan sangat tidak adil.

 

Judi Mendorong Kemalasan

Alasan lain mengapa seorang muslim dilarang berjudi adalah perbuatan tersebut dapat mendorong kemalasan. Seseorang yang gemar berjudi akan tidak terlalu suka dengan pekerjaan serius. Pasalnya pekerjaan serius dianggapnya terlalu berat, membuatnya lelah, dan hasil yang didapatkan tidak besar.

Apalagi bagi yang sudah ketagihan berjudi, dan kebetulan sering menang rata-rata tidak akan pernah mau mencari pekerjaan lain. Hal seperti ini bisa berakibat sangat buruk. Salah satunya membuat seseorang akan kehilangan rasa hormatnya sebagai manusia sesungguhnya.

Judi Merujuk Pada Keserakahan

Islam sangat mengutuk perbuatan serakah, dan judi salah satu hal yang menyebabkannya. Hal itulah yang membuat seorang muslim dilarang berjudi. Seorang penjudi akan terus berusaha mendapatkan keuntungan yang pada dasarnya itu bukan haknya. Sekali menang, maka penjudi akan terus berusaha untuk mendapatkan lebih banyak, dengan berbagai cara.

Meskipun harus memakai cara kotor, menyakiti sesamanya dan lain-lain. Bahkan penjudi yang sudah ketagihan merasa tidak bisa meninggalkan perbuatan tersebut. Padahal ketika melakukan judi, mereka lupa banyak hal. Melupakan waktu, keluarganya, bahkan lupa agama dan Tuhannya sendiri. 

Berpotensi Menjadi Pecandu Game

Salah satu alasan yang paling ditakutkan jika terlalu sering berjudi adalah menjadi pecandu game. Islam sangat tidak menyukai sesuatu yang sifatnya berlebihan. Apalagi berlebihan dalam melakukan perbuatan tercela seperti bermain judi. Itulah mengapa muslim dilarang berjudi dalam bentuk apapun. 

Pasalnya seorang penjudi ketika kalah, maka pasti berpikir mungkin saat itu bukan hari peruntungannya. Maka ia akan terus bertekad untuk mencobanya lagi di lain kesempatan. Sampai akhirnya bisa menang, dengan mencoba permainan lain. Akhirnya dirinya berpotensi untuk menjadi pecandu game.

Membuat Lupa Pada Sang Pencipta

Muslim dilarang berjudi juga dikarenakan bisa berpotensi untuk mengabaikan kewajibannya pada sang pencipta. Seorang penjudi sudah pasti akan melupakan doa-doanya, serta melalaikan sholatnya. Waktunya banyak terbuang hanya untuk bermain judi sampai mendapatkan kemenangan. Bahkan tidak jarang para penjudi justru berakhir menjadi budak keserakahannya sendiri pada uang.

Suatu kondisi saat seseorang sudah tidak mampu lagi menjaga fitrahnya bisa berakibat fatal. Bisa jadi bagi mereka agama sudah tidak lagi berarti dalam kegiatan sehari-hari yang dilakukan. Bahkan tidak hanya islam saja, agama apapun sebetulnya melarang yang namanya perjudian. Judi yang erat kaitannya dengan minuman keras merupakan perpaduan pas merusak keseimbangan emosional seseorang. Akibatnya mereka yang melakukan kedua perbuatan tersebut berpotensi kehilangan kemampuan intelektualnya.

Menghasut Kebencian Dan Iri Hati

Agama islam mengatur tentang hak atas properti dan barang diperoleh dari norma masyarakat, yaitu yang diakui dan telah disejui oleh agama. Artinya tidak ada harta benda yang bisa dimiliki kecuali dari aktivitas penjualan, pertukaran, atau amal. Sama sekali tidak dianjurkan memiliki harta benda hasil dari perjudian. Muslim dilarang berjudi karena memicu kebencian dengan sesama. Pasalnya orang-orang akan saling bermusuhan jika mendapati ada yang melanggar aturan-aturan dalam islam tersebut.

Perjudian Membuat Ketergantungan

Tidak sedikit orang yang kemudian menjadi ketergantungan dengan segala permainan judi. Padahal awalnya hanya mencoba-coba untuk kesenangan, dan hanya memakai taruhan kecil.  Dalam islam, yang namanya perbuatan buruk meskipun dengan skala kecil tetap dianggap berdosa. Awalnya memang sedikit, tapi tidak menutup kemungkinan orang yang menang, akan mencoba lagi dan lagi sampai akhirnya tidak bisa berhenti.

Itulah tadi penjelasan mengapa seorang muslim dilarang berjudi. Selain memang itu adalah perbuatan setan, ada banyak efek buruk yang bisa ditimbulkan. Maka sebaiknya sebagai seorang muslim yang bertaqwa untuk menghindari judi agar selamat dari api neraka.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *